hasil kaji banding puskesmas
mempunyaihak untuk memperoleh pelayanan yang bermutu dan aman; bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di Puskesmas Tanah Sareal perlu disusun kebijakan mutu dan keselamatan pasien; Keselamatan Pasien di Sarana Pelayanan Kesehatan: Upaya yang dirancang untuk: mencegah terjadinya adverse outcomes sebagai akibat tindakan yang tidak aman" atau "kondisi laten" Kaji Banding Pengertian Kaji banding adalah suatu kegiatan meninjau suatu tempat yang menjalankan
kajibanding dilaksanakan pada hari rabu, 21 maret 2018 ke puskesmas tegalrejo, diawali pukul 08.30 dengan kegiatan penyambutan dan presentasi profil puskesmas tegalrejo dan pelayanan unggulan yang ada yaitu klinik berhenti merokok dan pelayanan si embul, yaitu pelayanan pemeriksaan kepada balita usia 6 bulan oleh kepala puskesmas telogorejo
TEMPOCO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan penyebutan nama RSUD di Jakarta menjadi Rumah sehat Untuk Jakarta tidak berdampak secara legal.. Menurut Budi Gunadi langkah Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengganti nama RSUD menjadi Rumah Sehat merupakan langkah branding untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan ke masyarakat.
HasilKaji Banding: 1. Hasil Diskusi kelompok Tim Mutu akreditasi Puskesmas Cibugel dengan Tim Mutu Puskesmas Cimalaka: - Kepala Puskesmas harus segera membentuk Tim Perencanaan Puskesmas. - Pada tiap-tiap Pokja terdapat anggota Tim Mutu yang bertanggung jawab terhadap kinerja Pokja tersebut.
TEMPOCO, Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan mengubah penyebutan RSUD di Jakarta menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta. Perubahan nama ini disertai dengan perubahan logo 31 RSUD yang ada di Jakarta. Landasan hukum kebijakan Rumah Sehat Untuk Jakarta ini adalah Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 562 Tahun 2022 Tentang Penjenamaan Rumah Sakit Milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Männer Die Mit Jeder Frau Flirten. 0% found this document useful 0 votes1 views9 pagesOriginal TitleKAJI BANDING PUSKESMASCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes1 views9 pagesKaji Banding PuskesmasOriginal TitleKAJI BANDING PUSKESMASJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Uploaded byanamansyur 0% found this document useful 0 votes4 views24 pagesDescriptionLaporan hasil kaji banding puskesmas lapandewa, buton selatanCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsXLSX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes4 views24 pagesLaporan Hasil Kaji BandingUploaded byanamansyur DescriptionLaporan hasil kaji banding puskesmas lapandewa, buton selatanFull description
LAPORAN HASIL STUDY BANDING PUSKESMAS AKREDITASI KAB. BEGKULU UTARA Waktu Pelaksanaan - 15 s/d 17 September 2016 Peserta - Kadinkes Bengkulu Utara Tim Akreditasi Dinkes Begkulu Utara, serta Wakil Tim Akreditasi dari 5 Puskesmas Kab. Bengkulu Utara A PENDAHULUAN Agar Puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik, baik kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan. Masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, serta dapat menjawab kebutuhan mereka, oleh karena masyarakat. Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Puskesmas, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan yaitu melalui mekanisme upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat. Tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Titik Berat Pelayanan Kesehatan Primer adalah Promotif & Preventif yang mendorong meningkatnya peran serta dan kemandirian masyarat dalam mengatasi berbagai faktor risiko kesehatan. Keberhasilan Pelayanan Kesehatan Primer akan mendukung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, dimana akan mengurangi jumlah pasien yang di rujuk. Sehingga akreditasi Puskesmas menjadi sebuah keharusan di era JKN. Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan melaksanakan kunjungan kaji banding ke Kabupaten Kabupaten Bengkulu Utara yang telah melaksanakan Akreditasi Puskesmas Tingkat Nasional. B TUJUAN 1 Menggali dan melihat langsung sitem akreditasi yang ada di Kabupaten Kepahyang 2 Mengetahui lebih mendalam mengenai kegiatan Akreditasi Puskesmas di Kepahyang 3 Mempelajari tentang menyusun kelengkapan pedoman tata naskah terkait dengan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan oleh standar akreditasi. C KEGIATAN STUDY BANDING 1 Peserta disambut di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahyang oleh Kepala Dinas Kesehatan Isi Sambutan ; Kabupaten Kepahyang sendiri merupakan kabupaten di Indonesia yang memiliki puskesmas yang telah terakreditasi nasional. Dan Dipropinsi Bengkulu ini kabupaten baru Kabupaten Kepahyang yang sudah terakreditasi. Menurutnya, sertifikat akreditasi merupakan ketentuan mutlak bagi keberadaan puskesmas di masa mendatang. Selain merupakan syarat dari BPJS, juga merupakan bentuk optimalisasi pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan terhadap masyarakat. Akreditasi menjadi syarat mutlak sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Permenkes Nomor 75 Tahun 2014. Secara nasional, Kementerian Kesehatan RI mentargetkan bisa mengakreditasi puskesmas di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sedikitnya ada 140 puskesmas tersebar di berbagai kabupaten/kota akan menjadi prioritas akreditasi tahun ini. Bahkan sebagian besar kabupaten/kota di Bengkulu banyak yang belajar atau melakukan studi banding ke Durian Depun. Keberhasilan Akreditasi di Kabupaten Kepahyang tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah serta sudah diberlakukannya perda “Sistem Kesehatan Daerah”. Menurut Kadinkes Kepahyang, yang seharusnya dipelajari Kab. Bengkulu Utara adalah perda terkait Sistem Kesehatan Daerah. Karena SKN dirasa belum sepenuhnya mendukung dana untuk kesehatan. Beberapa Puskesmas juga sudah BLUD, termasuk Puskesmas Durian Depun yang menjadi tujuan kajian banding. 2 3 Kajian banding ke Puskesmas Penyambutan di Puskesmas Durian Depun 4 Paparan tentang akreditasi Puskesmas oleh Tim Akreditasi - Paparan Visi Misi Puskesmas, pembagian struktur organisasi UKP & UKM, dilanjutkan perjalanan akreditasi di Puskesmas Durian Depun D KESIMPULAN 1 Kunjungan studi banding ke Kab. Kepahyang berjalan sesuai dengan rencana yang ditentukan, dan tidak mengalami hambatan dalam pelaksanaannya; 2 Sistem Akreditasi di Kab. Kepahyang di dukung sepenuhnya oleh pemerintah pusat dan daerah. Hal ini juga dimungkinkan Puskesmas Durian Depun ingin dijadikan sebagai pilot proyek Akreditasi Nasional. 3 Secara keseluruhan untuk sarana & prasarana tidak berbeda jauh dengan yang ada di Puskesmas Punung, hanya di Puskesmas Selomerto I sudah mulai dibuat system SPAL yang baik serta bangunan gedung dan ukuran ruangan yang cukup sesuai dengan standart ruangan 4 Berbanding lurus antara Akreditasi Puskesmas dengan jumlah kunjungan pasien, masyarakat benar-benar memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada berdasarkan data kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap. 5 Kebijakan dari Kepala Dinas Kesehatan dan Team melalui terobosan-terobosan serta inovasi meramu Perda “Sistem Kesehatan Daerah” yang sangat mendukung system kesehatan yang mengacu pada otonomi daerah. 6 Sarana dan prasarana sangat mendukung terhadap berjalannya sistem Akreditasi 7 Komitmen dan komunikasi yang baik yang dibangun oleh karyawan, meskipun ke depan juga menghdapi permasalahan ynag sama dengan yang ada di Puskesmas Durian Depun yaitu penurunan motivasi/semangat. 8 Belajar dari hambatan yang terjadi di Puskesmas Durian Depun yaitu ; - Kurangnya tenaga sesuai Kompetensi Tugas ganda - Belum semua Karyawan berperan aktif dalam proses akreditasi - Referensi susah dicari - Belum semua mematuhi komitmen yang sudah disepakati E REKOMENDASI - Kegiatan kaji banding sangat diperlukan dalam rangka memotivasi kinerja dan memperkuat komitmen pembaharuan yang ada sehingga diprogramkan secara berkesinambungan setiap tahunnya. perlu direncanakan - Beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh daerah ; Penyiapan bangunan Puskesmas sesuai standar, Penyiapan alkes sesuai standar, Penyiapan SDM Tim pendamping akreditasi di Kab/Kota, Tim akreditasi Puskesmas, yang terpenting adalah Penyiapan - Anggaran Segera membentuk TIM AKREDITASI Puskesmas, dilanjutkan dengan lokakarya mini penggalangan komitmen, dilanjutkan pemahaman standar dan instrument akreditasi dan - persiapan self assessment Pembenahan sarana prasarana serta inventarisasi kesiapan Akreditasi melalui TIM AKREDITASI
Sebenarnya mana yang lebih penting, Akreditasi atau Badan Layanan Umum Daerah BLUD ? Jawabnya, keduanya sangat penting dan membutuhkan persiapan dan pengorbanan sumber daya yang tidak sedikit. Akreditasi dan BLUD, sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Yang perlu diingat bahwa menghadapi survei akreditasi bukan hanya persiapan dokumen saja , melainkan apakah puskesmas paham atas isi dokumen dan benar-benar dilaksanakan? Oleh karena itu kita tidak hanya bersiap pada saat survey akan dilaksanakan saja, melainkan memang sudah menjadi sebuah pendekatan sistem. Lalu apa hubungannya dengan BLUD? Pola pengelolaan keuangan BLUD yang fleksibel akan menjadi pondasi yang kuat dan memudahkan peningkatan pelayanan puskesmas yang akan mendukung akreditasi. Mengingat pentingnya akreditasi dan BLUD maka Puskesmas Jatibaru mengadakan kegiatan kaji banding. Kaji banding merupakan sebuah kesempatan belajar dan mencari informasi terkait pengelolaan dan pelaksanaan Puskesmas dari kedua belah pihak yang lebih banyak diwarnai dengan diskusi dan tanya jawab. BLUD Puskesmas Narmada menjadi tujuan dalam kaji banding Akreditasi pada 8 Agustus 2022 pukul sampai wita. Puskesmas Narmada merupakan puskesmas yang terletak di Lombok Barat, telah terakreditasi paripurna sejak tahun 2019 dan dikepalai oleh dr. I Dewa Gede Ngurah Agung. Di Aula Puskesmas, Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha dan jajaran karyawan Narmada menyambut kedatangan Tim Puskesmas Jatibaru dengan hangat. Diawali dengan presentasi dan pemaparan tentang Akreditasi Puskesmas Narmada, acara kaji banding dilanjutkan dengan acara diskusi dan tanya jawab. Kedua belah pihak saling mendiskusikan kegiatan akreditasi puskesmas masing-masing dan berbagai pertanyaan tentang kiat-kiat keberhasilan Puskesmas Narmada mendapatkan Sertifikat Akreditasi Bintang Lima. Selanjutnya Tim Puskesmas Jatibaru diberi kesempatan untuk melihat pelayanan di area puskesmas secara langsung. Keesokan harinya, 9 Agustus 2022, Kaji banding pelaksanaan BLUD dilaksanakan di BLUD Puskesmas Sedau, Lombok Barat. Puskesmas Sedau telah mengimplementasikan BLUD sejak 1 januari 2016. Puskesmas yang telah terakreditasi utama tahun 2019 ini di kepalai oleh Ns. Junaidi, S. Kep., SE. Bertempat di aula Puskesmas Sedau, acara kaji banding dimulai pada pukul wita. Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha dan jajaran karyawan Sedau menyambut Tim Jatibaru dengan ramah dan bersahabat. Diawali dengan presentasi, Kepala Puskesmas Sedau memaparkan dengan rinci terkait BLUD dan tata kelolanya di Puskesmas Sedau yang dilanjutkan dengan agenda diskusi dan tanya jawab. Acara berlangsung dengan tertib dan berakhir pada pukul wita dengan pemberian cinderamata sebagai tanda persahabatan atara kedua puskesmas. Meskipun belum berstatus BLUD, Puskesmas Jatibaru telah melengkapi persyaratan dokumen BLUD. Setelah kegiatan kaji banding ini dilaksanakan, semoga harapan menjadi BLUD Puskesmas Jatibaru segera terwujud. Kegiatan kaji banding ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga perlu dilakukan secara berkesinambungan Saraswati, 2022.
hasil kaji banding puskesmas